Potensi Diri: Pengertian, Macam, Faktor Pendukung Dan Penghambatnya

Potensi Diri – Pasti kita sering mendengar, bahwa setiap individu mempunyai potensi dalam dirinya. Lalu apa sih potensi itu. Nah, agar lebih memahami mengenai potensi diri seperti macam-macam potensi, faktor yang mendorong potensi diri dan yang menghambatnya serta usaha untuk mengenali potensi diri. Berikut penjelasannya.

Potensi Diri: Pengertian, Macam, Faktor Pendukung Dan Penghambatnya

Pengertian Potensi Diri

Potensi berasal dari bahasa Inggris “to potent” yang  dalam bahasa Indonesia berarti keras, kuat. Sedangkan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, potensi berarti kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan. Kemampuan itu masih belum terlihat atau terpendam. Potensi adalah kemampuan seseorang yang sifatnya masih tersimpan. Potensi di ibaratkan seperti Sebuah permata yang menunggu polesan dari pemiliknya.

Manusia dibekali Tuhan dengan potensi diri, Istilah potensi memiliki arti yang hampir sama dengan kata-kata berikut ini:

Kemampuan

Manusia diberi kemampuan oleh Tuhan yang berbeda-beda baik kemampuan berfikir, berbicara maupun kemampuan lain. Setiap manusia biasanya memiliki kelebihan dan kekurangan maka manusia yang baik berusaha menutup kekurangan dan mengembangkan kelebihannya. Jadi kemampuan itu merupakan potensi bagi manusia untuk menghasilkan sesuatu atau prestasi.

Kekuatan

Kekuatan itu sebenarnya hampir sama dengan kemampuan, kekuatan itu berupa fisik dan non fisik yang berfungsi menahan atau menjalani suatu kewajiban atau menanggung permasalahan, jadi kekuatan juga merupakan potensi untuk menjalani atau menjalankan sesuatu.

Kesanggupan

Kesanggupan adalah merupakan kesediaan seseorang untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu perbuatan. Manusia memiliki kesanggupan untuk melakukan perbuatan yang dapat menghasilkan sesuatu yang berarti memiliki potensi untuk menghasilkan sesuatu, sebaliknya memiliki kemampuan untuk tidak melakukan sesuatu dan mampu mencegah larangan atau perbuatan yang tidak baik berarti memiliki potensi untuk menjadi lebih baik.

Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna yang, memiliki akal, budi, dan kehendak atau nafsu. Hewan diberi nafsu namun tidak diberi akal. Sebagai manusia kita dibekali dengan tiga potensi dasar yaitu cipta, rasa, dan karsa.

  • Cipta adalah kemampuan akal, mencipta, berfikir, bercita-cita, berpandangan, berfantasi, berkreasi, serta menguasai ilmu dan pengetahuan.
  • Rasa adalah kemampuan emosi, perasaan, dan unsur psikologis lainnya.
  • Karsa meliputi kehendak, keinginan, nafsu, dan kebutuhan.
Baca juga: Mobilitas Sosial: Pengertian, Jenis, Faktor dan Pengaruhnya

Manusia perlu mengembangkan bekal-bekal potensi yang ada pada diri mereka tersebut. Dengan mengembangkan potensi-potensi yang ada dalam diri mereka, manusia dapat meraih, kebahagiaan dan hidup dengan lebih baik. Untuk dapat mengembangkan potensi, kita perlu mengenali potensi yang ada di dalam diri kita. Tanpa mengetahui potensi yang kita miliki maka kita tidak akan dapat mengembangkan diri secara baik.

Macam-Macam Potensi Diri

Setiap orang di bekali dengan potensi atau kemampuannya masing-masing, nah berikut ini merupakan beberapa macam atau jenis potensi:

  1. Sosiologis : Merupakan kemampuan seseorang yang terhadap permasalahan sosial di sekitar. Kepekaan ini mendorong dirinya untuk berpikir kritis dan emansipatoris, serta miliki sifat simpati dan empati.
  2. Naturalis : Adalah kemampuan seseorang untuk merasa peka terhadap alam sekitar. Orang yang memiliki kemampuan ini akan merasa sakit apabila alam disakiti serta memiliki sifat yang peduli terhadap alam.
  3. Musikal : Merupakan kemampuan seseorang untuk menciptakan harmoni lewat suara. Suara tersebut umumnya diciptakan lewat permainan alat musik. Orang yang mempunyai kemampuan musikal pandai memainkan alat musik.
  4. Spasial : Adalah kemampuan yang berhubungan dengan pemahaman akan ruang spasial. Ruang spasial sering dikaitkan dengan pemetaan.
  5. Visual : Yaitu kecerdasan untuk menciptakan kreasi visual. Kreasi ini bisa berupa gambar, lukisan, atau film.
  6. Logika : Adalah kemampuan seseorang untuk berpikir secara logis dan matematis. Potensi ini berkaitan dengan kecerdasan dalam pikirannya untuk memahami sesuatu secara numerik. Kemampuan logika bisa diperoleh dari bakat atau belajar.
  7. Linguistik : Kemampuan seseorang dalam berbahasa. Potensi linguistik memiliki jangkauan yang luas, tidak sekedar memahami teks deskriptif, tapi juga berbicara, berdiskusi dan berpidato. Kemampuan ini berkaitan erat dengan kecerdasan yang dimiliki seseorang dalam mengembangkan kemampuan aktualisasi diri secara verbal.
  8. Kinestetik : Adalah kemampuan seseorang dalam menggerakkan tubuhnya. Tidak hanya bergerak, Tapi juga mengembangkan kelenturan tubuh dan menciptakan harmoni melalui gerakan-gerakan fisik yang tepat dan mempesona seperti penari profesional.
  9. Interpersonal : Adalah kemampuan seseorang dalam menjalin hubungan sosial. Kemampuan ini adalah tentang menciptakan dan menjaga hubungan antar manusia.
  10. Intrapersonal : Merupakan potensi seseorang dalam memahami, mengatur dirinya sendiri.

Faktor yang Mendukung Berkembangnya Potensi Diri

Potensi seseorang akan dapat berkembang dengan baik jika didukung oleh sejumlah faktor, antara lain yaitu:

  1. Minat dan kegemaran, hobi
  2. Motivasi
  3. Kepintaran atau intelektual
  4. Lingkungan baik keluarga, sekolah maupun masyarakat
  5. Sarana prasarana

Faktor Penghambat Berkembangnya Potensi Diri

Selain hambatan dari luar, seseorang juga sering menghadapi hambatan dari dalam dirinya sendiri. Hambatan-hambatan ini dapat menyebabkan seseorang tidak mampu mengaktualisasikan atau menggali potensi yang ada pada dirinya secara maksimal. Hambatan-hambatan yang dimaksud misalnya adalah:

  1. Merasa tidak yakin akan kemampuan diri
  2. Tidak memiliki rasa percaya diri yang memadai atau kurang percaya diri
  3. Tidak tekun melatih potensi yang ada
  4. Takut akan kegagalan

Usaha Mengenali Potensi pada Diri Sendiri

Potensi diri dapat dikenali dari beberapa hal, yaitu:

  1. Adanya satu atau beberapa jenis kegiatan yang amat disukai atau digemari.
  2. Memiliki keinginan kuat untuk bisa menguasai kemampuan yang disukainya tersebut.
  3. Memiliki sikap giat dan tekun berlatih untuk dapat menguasai kemampuan tersebut.
  4. Adanya kemampuan untuk menguasai suatu keterampilan dengan mudah dan cepat.

Baca juga : Pengertian Kriminologi, Teori, Aliran dan Tujuannya

Nah itulah penjelasan mengenai potensi atau kemampuan diri lengkap dengan macam-macamnya serta faktor pendukung dan penghambatnya. Semoga apa yang sudah di uraikan diatas bisa bermanfaat.

Leave a Reply