Pengertian Prestasi, Macam-Macam dan Faktor Yang Mempengaruhinya

Pengertian Prestasi – Prestasi adalah hasil yang telah dicapai, dilakukan, diperoleh setiap orang tidak selalu sama dalam berbagai bidang. Misalnya prestasi dalam bidang kesenian, olahraga, sastra, kepemimpinan, ilmu pengetahuan, teknologi dan sebagainya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), prestasi berarti hasil yang telah dicapai dari yang telah dilakukan, dikerjakan, dan sebagainya. Istilah prestasi berasal dari bahasa Belanda prestatie yang artinya hasil usaha. Berdasarkan pengertian tersebut, prestasi dapat dipahami sebagai hasil dari suatu kegiatan atau aktivitas yang dilakukan.

Prestasi diri berarti hasil usaha atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau pribadi Seseorang yang melakukan kegiatan dan menghasilkan sesuatu dikatakan berprestasi. Jika hasil itu didapat dari usaha bersama-sama maka dinamakan prestasi kelompok atau prestasi bersama.

Pengertian Prestasi, Macam-Macam dan Faktor Yang Mempengaruhinya

Prestasi merupakan hasil sebuah usaha yang tidak selamanya identik dengan hasil baik. Misalnya, seorang siswa yang mengikuti ujian dan mendapatkan nilai lima, dikatakan memperoleh prestasi buruk atau rendah. Sebuah tim sepakbola yang lebih sering kalah daripada menang adalah tim sepakbola yang berprestasi buruk, Namun pada umumnya kita mengasosiasikan prestasi sebagai hasil baik. Ketika kita mengatakan seseorang berprestasi maka yang kita maksudkan adalah orang tersebut memperoleh hasil atau prestasi yang baik.

Baca juga: Pengertian Ideologi dan Fungsinya

Pada dasarnya, setiap orang memiliki keinginan untuk berprestasi atau memperoleh prestasi. Keinginan mendapatkan prestasi merupakan kebutuhan semua orang. Adapun ciri-ciri orang yang memiliki motivasi berprestasi adalah sebagai berikut:

  • Berorientasi pada masa depan atau cita-citanya.
  • Berorientasi pada keberhasilan.
  • Berani mengambil resiko.
  • Memiliki rasa tanggung jawab.
  • Menerima dan menggunakan kritik sebagai umpan balik, dan kreatif serta mampu mengelola waktu dengan baik.

Pengertian Prestasi Menurut Para Ahli

Selain pengertian diatas, Agar lebih memahami arti dari prestasi, berikut pendapat dari beberapa ahli mengenai prestasi, diantaranya yaitu:

1. WS. Winkel
Menurut WS. Winkel Prestasi belajar adalah hasil dari pembelajaran yang ditampilkan oleh siswa berdasarkan kemampuan internal yang diperoleh sesuai dengan tujuan instruksional.

2. Siti Pratini
Menurut Siti Pramini (2005), Prestasi Belajar adalah hasil dari seseorang dalam kegiatan pembelajaran.

3. Sumadi Suryabrata
Menurut Sumadi Suryabrata (1998), Prestasi adalah sebagai rumus yang diberikan guru mata pelajaran mengenai kemajuan atau prestasi belajar selama periode tertentu.

4. Kamus Bahasa Indonesia
Yang dinamakan Prestasi adalah hasil yang telah dicapai, dilakukan, dilakukan dan sebagainya.

5. Bukhari M.Ed
Sedangkan menurut Bukhari M.Ed (1983), Prestasi bisa kita artikan sebagai hasil yang dicapai atau hasil yang telah dicapai.

Macam-Macam Prestasi Diri

Apabila diuraikan secara terperinci prestasi itu dapat dibagi-bagi dan digolongkan menjadi berbagai golongan. Penggolongan prestasi berdasarkan bidang dalam kehidupan manusia dapat diperinci. Berikut ini merupakan beberapa macam prestasi diri:

a. Prestasi Belajar

Sebagai hasil yang didapat dari usaha belajar atau prestasi di bidang pendidikan atau ilmu pengetahuan. Prestasi hasil belajar atau bidang pendidikan ini dapat diperinci lebih luas misalnya prestasi hasil belajar Matematika, Kimia, Fisika, Bahasa, dan lain-lain. Di samping prestasi berupa nilai hasil belajar yang tertulis di dalam laporan hasil belajar juga terdapat prestasi dalam penelitian ilmiah, prestasi di dalam lomba Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dan prestasi lainnya.

b. Prestasi Kerja

Sebagai hasil yang didapat dari bekerja, Prestasi kerja mencakup hal yang sangat luas. Misalnya prestasi kerja buruh, karyawan, pegawai negeri, petani, dan lain-lain. Prestasi ini merupakan hasil pekerjaan Yang sangat bermanfaat bagi kesejahteraan manusia. Pekerjaan manusia menghasilkan barang atau jasa misalnya tukang batu dan tukang kayu menghasilkan bangunan, sopir mobil menghasilkan jasa transportasi, dokter terbiasa menyembuhkan penyakit, dan berbagai prestasi kerja lainnya.

c. Prestasi di Bidang Seni dan Budaya

Para seniman menghasilkan berbagai bentuk kesenian baik seni lukis, seni pahat, seni musik, seni suara, panggung wayang orang, ketoprak maupun berbagai jenis tari-tarian.

d. Prestasi di Bidang Olahraga

Para olahragawan memperoleh prestasi yang baik dalam bidang olahraga misalnya Rudi Hartono, Icuk Sugiarto, Taufik Hidayat, Tontowi Ahmad dan Lilyana Natsir dan masih banyak lagi, yang berprestasi dalam bidang olahraga bulu tangkis. Chris John berprestasi dalam olahraga tinju, Yayuk Basuki meraih prestasi yang tinggi dalam olahraga tenis.

Baca juga : Potensi Diri: Pengertian, Macam, Faktor Pendukung Dan Penghambatnya

e. Prestasi di bidang politik dan pemerintahan

Para pejabat negara dan para anggota lembaga negara merupakan contoh orang-orang yang meraih prestasi yang tinggi dalam bidang politik dan pemerintahan. Mereka mampu memimpin bangsa dan negara serta meningkatkan kesadaran warga negara dan tentang arti pentingnya hidup berbangsa dan bernegara.

f. Prestasi Lingkungan Hidup

Kinerja lingkungan adalah sebuah prestasi yang diperoleh oleh upaya untuk menyelamatkan lingkungan. Misalnya individu atau kelompok mendapatkan penghargaan untuk upaya konservasi lingkungan seperti penanaman pohon atau penghijauan.

g. Prestasi di Bidang Hukum

Alat-alat negara sebagai penegak hukum seperti polisi, hakim, jaksa maupun perangkat hukum lainnya merupakan contoh figur yang memperoleh prestasi di dalam bidang hukum atau penegak hukum. Selain para penegak hukum para ahli hukum dan ahli ketatanegaraan merupakan pihak yang memiliki prestasi yang baik dalam bidang hukum, mereka telah membantu pemerintah dalam menyusun hukum dan kemasyarakatan hukum.

h. Prestasi di Bidang Ekonomi

Bidang ekonomi merupakan bidang yang sangat luas menyangkut hampir segala lapisan kehidupan masyarakat.

Di samping penggolongan prestasi seperti tersebut di atas dapat dibedakan lebih terperinci dan lebih banyak lagi misalnya prestasi di bidang lingkungan hidup, prestasi dalam penegakan Hak Asasi Manusia dan lain sebagainya.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi

Prestasi seseorang dipengaruhi oleh dua macam faktor, yaitu faktor yang berasal dari diri orang itu sendiri dan faktor dari luar dirinya

Faktor dari Dalam Diri Sendiri

1. Bakat atau potensi bakat sangat mempengaruhi suatu prestasi, seseorang yang telah memiliki bakat tertentu misalnya memiliki bakat seni maka akan berprestasi dalam bidang seni

2. Kepandaian atau kecerdasan atau intelektual: kecerdasan merupakan sumber inspirasi, seseorang yang memiliki tingkat kecerdasan tinggi akan mendorong seseorang untuk menghasilkan karya-karya tertentu dari buah pikirannya sehingga menghasilkan prestasi yang tinggi pula.

3. Minat: minat merupakan pendorong untuk melakukan sesuatu secara sungguh sungguh,misalnya seseorang yang memiliki minat (berkeinginan untuk menjadi seorang sarjana ia akan belajar dengan tekun.

4. Kebiasaan kebiasaan sangat berpengaruh terhadap prestasi yang dihasilkan bahkan ada yang berpendapat bahwa sesuatu akan bisa dikerjakan karena biasa, misalnya seseorang terbiasa berpidato lama-lama akan dapat berpidato dengan baik bahkan menjadi seorang orator (ahli berpidato).

5. Motivasi: motivasi merupakan sesuatu yang mendorong (penyebab pendorong) misalnya seseorang akan berusaha meraih prestasi yang maksimal karena terdorong untuk mendapatkan hadiah, terdorong mendapatkan naskah terdorong keinginan untuk menjadi orang yang terkenal sehingga berusaha dengan sungguh-sungguh untuk meraih prestasi.

6. Pengalaman: pengalaman memiliki andil besar dalam menghasilkan prestasi misalnya seorang pemain bulu tangkis yang telah berpengalaman mengikut berbagai pertandingan atau kejuaraan ia akan mampu mengatasi lawan lawannya yang memiliki kemampuan bertanding tinggi tetapi belum banyak pengalaman.

7. Kesehatan: kesehatan merupakan syarat mutlak lahirnya prestasi sebab tanpa didukung kesehatan yang maksimal sulit menghasilkan prestasi yang maksimal.

8. Emosi: tingkat emosi dan kematangan berfikir sangat mempengaruhi prestasi seseorang orang yang belum mampu mengendalikan emosi biasanya akan mudah terjebak oleh situasi yang kurang menyenangkan misalnya seseorang yang pandai bulu tangkis tetapi sering marah karena disoraki penonton akhirnya frustasi dan kalah dalam bertanding.

Faktor Dari Luar

Selain faktor dari dalam ada juga faktor dari luar yang bisa menghambat seseorang untuk berprestasi. Hambatan-hambatan ini dapat menyebabkan seseorang tidak mampu berprestasi, diantaranya yaitu:

1. Kondisi dan lingkungan sekolah, masyarakat: lingkungan yang baik akan berpengaruh baik demikian pula lingkungan yang buruk akan mengakibatkan prestasi menurun.

2. Kondisi keluarga: kondisi keluarga yang baik (bahagia) akan mendorong seseorang untuk dapat melahirkan prestasi yang tinggi sebab dapat berfikir dengan jernih dan mengembangkan potensinya secara maksimal.

3. Sarana prasarana yang tersedia (fasilitas): tersedianya sarana dan prasarana akan mendorong lahirnya prestasi misalnya seorang pelajar yang memiliki buku-buku dan alat pelajaran yang lengkap serta dimanfaatkan dengan baik akan mendorong siswa untuk memperoleh prestasi secara maksimal.

4. Tingkat sosial ekonomi: sosial ekonomi juga mempengaruhi prestasi sebab tanpa didukung sosial ekonomi yang sehat seseorang sulit untuk mengembangkan bakat dan potensinya sebab banyak waktu dan tenaga yang tersita untuk mencari nafkah mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

5. Kesempatan yang didapat: kesempatan merupakan peluang untuk mengembangkan prestasi seseorang misalnya seseorang yang memiliki bakat dan kemampuan berpidato tetapi tidak pernah mendapat kesempatan berpidato prestasinya akan kalah dibandingkan dengan seseorang yang sebenarnya tidak pandai berpidato tetapi sering mendapatkan kesempatan berpidato.

Kedua faktor tersebut sangat mempengaruhi prestasi yang dihasilkan seseorang. Seseorang akan memperoleh prestasi yang baik biasanya didukung oleh kedua faktor tersebut secara baik. Sebagai contoh seorang pelajar siswa biasanya memperoleh prestasi yang baik apabila memiliki kecerdasan yang tinggi, kesehatan yang maksimal, kondisi keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat juga baik.

Arti Penting Berprestasi

Berikut ini adalah arti pentingnya berprestasi, diantaranya yaitu:

1. Prestasi dapat digunakan untuk mengetahui tingkat kepandaian dan kemampuan seseorang atau sebuah kelompok.

2. Prestasi dapat mendatangkan kebahagiaan misalnya dengan prestasi yang tinggi dan memperoleh penghargaan dari orang lain, masyarakat atau negara yang dapat dijadikan untuk kehidupan di masa depan.

3. Prestasi akan mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga mendatangkan kesejahteraan bagi umat manusia.

4. Prestasi dapat menjadi indikator (penanda) kuantitas dan kualitas yang dicapai dari suatu kegiatan.

5. Prestasi dapat menjadi pengalaman berharga dan bahan informasi untuk masa depan

6. Prestasi dapat menjadi kebanggaan bagi diri sendiri, kelompok, dan masyarakat dapat menjadi pemuas hasrat, dan kebutuhan hidup.

Baca juga: Diferensiasi Sosial : Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri dan Bentuknya

Demikianlah mengenai pengertian prestasi lengkap pengertiannya menurut para ahli, macam-macam prestasi, faktor-faktor yang mempengaruhi dan arti pentingnya prestasi. Semua apa yang sudah di uraikan diatas mengenai pengertian prestasi dan yang berkaitan bisa bermanfaat.

Tags:

Leave a Reply