Faktor Penyebab Terjadinya Kelangkaan Sumber Daya

Selembar.com – Penyebab Kelangkaan Sumber Daya, Kebutuhan manusia yang sangat banyak dan beragam dipenuhi dengan kegiatan ekonomi yang dilakukannya. Tetapi sumberdaya yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia tersebut jumlahnya terbatas. Mungkinkah cukup untuk memenuhi kebutuhan manusia yang semakin banyak, beragam dan terus bertambah?.

Barang dan jasa merupakan pemenuh kebutuhan manusia. Untuk menghasilkan barang dan jasa tersebut kita perlu usaha melalui kegiatan produksi. Kegiatan produksi tentu saja membutuhkan sumber daya ekonomi atau faktor produksi. Sumber daya bersifat terbatas dibandingkan dengan kebutuhan manusia yang ingin dipenuhi. Dengan kata lain sumber daya tersebut tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan atau cenderung kurang dibandingkan dengan apa yang dibutuhkan. Dan nantinya akan timbul kelangkaan karena kebutuhan manusia tidak terbatas, sementara sumber daya untuk memenuhi kebutuhan bersifat terbatas.

Faktor Penyebab Terjadinya Kelangkaan Sumber Daya

Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Kelangkaan Sumber Daya

Munculnya kelangkaan sumber daya disebabkan adanya beberapa faktor, diantaranya yaitu:

1. Keterbatasan Sumber Daya

Alam memang menyediakan sumber daya yang sangat melimpah. Akan tetapi jumlahnya terbatas, apalagi jika manusia mengolahnya secara sembarangan. Walaupun sumberdaya tersebut dapat diperbaharui atau tersedia secara bebas, tetap saja sumberdaya tersebut akan berkurang dan pada akhirnya akan habis.

Baca juga: Macam-Macam Pasar Input Lengkap dengan Teorinya

2. Perbedaan letak Geografis

Sumberdaya alam biasanya tersebar secara acak, tidak merata di setiap daerah. Tentunya kita tahu bahwa ada daerah yang subur, dan ada pula daerah yang kaya akan bahan tambang. Namun ada pula daerah yang tandus, gersang dan selalu kekurangan air. Perbedaan ini yang menyebabkan sumberdaya menjadi langka dan terbatas, terutama bagi daerah yang tidak mempunyai sumberdaya yang melimpah.

3. Pertambahan Jumlah Penduduk

Pertambahan penduduk selalu lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan produksi barang dan jasa. Hal tersebut telah diamati oleh seorang ekonom, Thomas Robert Malthus. Menurutnya manusia tumbuh mengikuti deret ukur (1,2,4,16 dan seterusnya). Sedangkan produksi hanya tumbuh mengikuti deret hitung (1,2,3,4,5 dan seterusnya)

4. Keterbatasan Jumlah Penduduk

Kemampuan sebuah produksi didukung faktor-faktor produksi yang digunakan. Contohnya kapasitas faktor produksi manusia terbatas karena manusia masih bisa sakit, lelah atau bosan. Mesin untuk produksi juga bisa rusak. Selain itu keterbatasan produksi juga ditentukan karena perkembangan teknologi yang tidak sama. Di negara maju perkembangan teknologi berkembang sangat cepat, sementara itu di negara berkembang, perkembangan kebutuhan barang dan jasa masih lebih cepat dibandingkan dengan perkembangan teknologinya.

5. Bencana Alam

Faktor selanjutnya yang dapat menghambat produksi adalah bencana alam. Bencana alam merupakan faktor yang dapat merusak dan berada di luar kekuasaan dan kemampuan manusia. Walaupun sebagian bencana terjadi akibat ulah manusia itu sendiri. Seperti banjir, gempa bumi, tanah longsor, kebakaran hutan dan lumpur panas telah menyebabkan kerugian yang cukup besar. Kerusakan bangunan, tempat usaha, sumberdaya alam dan bahkan korban jiwa yang terjadi akibat bencana alam.

Alokasi Sumber Daya Ekonomi

Sumber daya ekonomi bersifat langka oleh karena itu pengalokasiannya harus bermanfaat bagi manusia. Diantaranya yaitu:

1. Sumber Daya alam

Indonesia dikenal dengan negara yang mempunyai sumberdaya alam melimpah, tanahnya yang subur yang mengandung banyak mineral dan bahan tambang. Belum lagi keindahan alamnya yang banyak dijumpai. Sumber daya alam ada dua jenis yaitu sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.

Sumber daya yang dapat diperbaharui tidak akan habis selama masih bisa di regenerasi misalnya tumbuhan dan hewan. Sementara itu sumber daya yang tidak dapat diperbaharui terbentuk melalui proses alam selama jutaan tahun sehingga tidak dapat diperbaharui oleh manusia misalnya bahan tambang dan minyak bumi.

Semua kekayaan alam yang tersedia harus dimanfaatkan dan dikelola dengan baik sehingga dapat memberi manfaat bagi kemakmuran masyarakat. Contohnya tanah dapat dimanfaatkan untuk mendirikan bangunan, lahan pertanian, perkebunan, peternakan dan perumahan. Cadangan mineral seperti emas dan besi dapat digunakan sebagai bahan baku industri. Batu bara dan minyak bumi dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar.

Baca juga : Tindakan Ekonomi: Pengertian, Ciri-Ciri dan Contohnya

Karena sumber daya alam sebagian sifatnya tidak dapat diperbaharui, maka harus dimanfaatkan secara efisien. Jika tidak maka akan terkuras habis dan generasi selanjutnya tidak bisa menikmati kekayaan alam tersebut.

2. Sumber Daya Modal

Sumber daya modal atau kapital memberikan kontribusi bagi kegiatan produksi maupun pendukung sarana sosial dan ekonomi. Uang, mesin, peralatan industri, gedung, kendaraan jalan raya dan jembatan merupakan contoh modal. Modal ini digunakan untuk meningkatkan produksi dan pembangunan ekonomi. Pengalokasian dan pemanfaatan sumber daya modal tersebut harus dilakukan secara merata dan efisien. Sumber daya modal juga harus dijaga dengan sebaik-baiknya seperti merawatnya supaya tahan lama.

3. Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia memegang peranan penting dalam proses produksi dan pembangunan. Hal tersebut karena manusia itu sendiri adalah pelaksana utama dalam seluruh proses pembangunan maupun produksi. Dalam proses produksi ada dua unsur dari sumber daya manusia yaitu tenaga kerja dan kewirausahaan.

Sumber daya manusia memanfaatkan kekuatan fisik, keahlian dan kepribadian manusia. Kekuatan fisik manusia tercermin dari kesehatan dan kemampuan fisiknya. Manusia yang sehat dan kuat tentu dapat bekerja dan belajar dengan baik. Selain itu, keahlian yang dimiliki seseorang juga menentukan kualitas sumber daya manusia. Sementara itu kepribadian di tentukan oleh sikap jujur dan keadilan seseorang.

Baca juga: Pasar Persaingan Sempurna dan Tidak Sempurna

Itulah mengenai Faktor-faktor penyebab terjadinya kelangkaan sumber daya dan alokasi sumber daya ekonomi, semoga bisa bermanfaat.

 

Tags:

Leave a Reply