Mengenal Macam-Macam Tinta Printer dan Fungsinya

Macam-Macam Tinta Printer – Beda jenis printer, beda pula jenis tinta yang dibutuhkan. Tipe produk yang Anda cetak melalui printer pun juga memerlukan tinta khusus. Oleh sebab itulah, penting untuk mengenal secara lebih mendalam mengenai macam-macam tinta printer dan fungsinya.

Mengetahui jenis tinta printer yang ada di pasaran saat ini bisa membantu Anda menentukan tinta manakah yang sesuai dengan kebutuhan. Di samping itu, Anda juga akan terbantu saat akan menentukan tipe printer yang ingin Anda beli.

5 Macam-Macam Tinta Printer dan Fungsinya

Berikut ini adalah jenis-jenis tinta printer dan kegunaannya yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Tinta Dye-based

Sesuai dengan namanya, tinta berbasis pewarna ini mengandung pewarna yang larut sepenuhnya dalam dideionisasi. Berbagai jenis senyawa isomer aktif ikut ditambahkan untuk meningkatkan kecerahan dan saturasi warna.

Etilen glikol membuat pewarna tercampur dengan sempurna ke dalam larutan air dan memperlambat penguapan. Sementara itu, bahan pelarut membuat tinta tersebut lebih cepat kering begitu menyentuh permukaan media cetak.

Tinta dye-based tidak tahan air sehingga cenderung mudah pudar. Bahkan warna yang dihasilkan pada cetakan pun akan memudar jika sering terkena sinar matahari. Oleh sebab itulah, jenis tinta ini hanya bisa digunakan untuk jenis printer inkjet untuk mencetak dokumen dengan kertas HVS, canvas, mencetak foto dengan kertas glossy, dan lain sebagainya.

2. Tinta Pigmen

Macam-macam tinta printer dan fungsinya yang harus Anda tahu berikutnya adalah tinta pigmen. Tinta yang juga dikenal dengan sebutan tinta durabrite tersebut berbahan dasar pewarna bubuk yang tidak larut dalam air. Akan tetapi bahan dasar dari tinta ini akan tersuspensi dalam cairan.

Partikel-partikel tinta pigmen membentuk lapisan secara terus menerus saat cairan tinta menguap selama proses pengeringan dan menempel pada permukaan media cetak. Mengingat bahan dasar yang digunakan, hasil cetak tinta yang satu ini tidak mudah luntur, tahan terhadap terpaan sinar matahari dan berbagai jenis elemen kimia lainnya.

Tinta pigmen sering digunakan pada printer inkjet untuk mencetak dokumen arsip atau foto. Mengingat sifatnya yang mudah mengering, tinta ini menjadi pilihan yang tepat untuk mencetak pada media yang tidak berpori atau mengkilap, seperti stiker.

3. Tinta Solvent

Tinta yang bersifat cair sangat bagus untuk digunakan di rumah atau kantor. Namun tidak banyak yang menggunakannya secara komersial mengingat sifatnya yang tidak mudah kering. Beberapa printer, termasuk di antaranya adalah printer inkjet, justru membutuhkan tinta yang mudah kering yang biasanya berbahan dasar solvent atau pelarut.

Tinta solvent mampu mengering secara cepat melalui proses penguapan. Hal ini karena tinta tersebut mengandung senyawa organik yang bisa mempercepat proses pengeringan. Di samping itu, tinta ini juga tahan terhadap sinar matahari maupun air dalam jangka waktu yang cukup lama.

Selain itu, tinta solvent juga menghasilkan warna yang sangat cerah sehingga cocok digunakan untuk mencetak papan reklame, stiker, maupun spanduk. Mengingat baunya yang cukup menyengat, tinta solvent Eco bisa menjadi alternatif yang ideal karena terbuat dari bahan alami.

Baca juga: Ini Dia Ukuran Foto Polaroid dalam Berbagai Satuan

4. Tinta Sublimasi

Selanjutnya ada tinta sublimasi, tinta ini merupakan jenis tinta yang digunakan pada printer infus atau sublimasi. Tinta ini terbuat dari pewarna padat yang peka terhadap panas dan tersuspensi dalam cairan. Di bawah suhu panas, partikel pewarna tinta ini akan berubah menjadi gas, lalu mengikat senyawa polimer dan berubah kembali menjadi padat.

Oleh sebab itulah, tinta sublimasi mampu menghasilkan warna yang tidak akan pudar meski terkena terpapar oleh berbagai jenis elemen. Umumnya, tinta ini digunakan untuk mencetak beberapa bahan sablonan yang sering Anda temui seperti kaos, topi, pin, atau mug.

Tinta sublimasi juga jauh lebih ekonomis dibanding jenis tinta lainnya. Sehingga tidak heran apabila sering digunakan oleh banyak usaha percetakan berskala besar. Cetakan akan langsung mengering dan siap untuk diproses lebih lanjut begitu keluar dari mesin cetak.

5. Tinta Padat

Macam-macam tinta printer dan fungsinya yang wajib Anda ketahui selanjutnya adalah tinta padat. Tinta jenis ini biasa digunakan untuk printer pabrikan Xerox yang juga menjadi satu-satunya pabrik yang memproduksi tinta padat.

Sesuai dengan namanya, tinta padat hadir dalam bentuk stik yang mengandung polimer berbahan dasar resin yang tidak beracun. Mengingat sifatnya yang padat, tinta ini perlu dicairkan terlebih dahulu sebelum bisa dipakai.

Tidak seperti tinta printer pada umumnya, tinta padat tidak akan menetes atau bahkan mengotori tangan Anda. Selain itu, tinta padat juga tidak akan mudah mengering meski tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Meski tidak banyak rumah produksi percetakan yang menggunakan tinta padat, tinta yang satu ini justru bisa diaplikasikan pada berbagai media. Terlebih lagi, tinta ini tidak menggunakan kartrid sama sekali sehingga lebih ramah lingkungan.

Baca juga:Inilah Berbagai Macam Ukuran Banner dan Kegunaannya

Itu tadi ulasan mengenai macam-macam tinta printer dan fungsinya. Dengan berbekal pengetahuan mengenai jenis dan fungsi setiap tinta printer, Anda tidak perlu kesulitan lagi untuk menentukan manakah printer atau bahkan tinta yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru